TKA 2026: Cara Memilih 2 Mata Pelajaran Pilihan SMA/SMK yang Tepat, Jangan Asal Pilih
KIKEN.MY.ID – Bagi siswa SMA, MA, SMK, dan sederajat yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026, salah satu hal yang perlu diperhatikan saat pendaftaran adalah pemilihan mata pelajaran pilihan.
Berdasarkan informasi resmi Pusat Asesmen Pendidikan, peserta jenjang SMA/MA/SMK memilih 2 mata pelajaran pilihan dari daftar yang tersedia. Pemilihan tersebut dilakukan pada saat pendaftaran TKA. Pemerintah juga menganjurkan agar pilihan disesuaikan dengan minat siswa dan rencana studi lanjut.
Pendaftaran TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK berlangsung 27 Juli sampai 27 September 2026, sedangkan pelaksanaan utama dijadwalkan pada 26 Oktober sampai 8 November 2026.
Artinya, pada 28 Agustus 2026, siswa masih memiliki waktu untuk mempertimbangkan pilihan dengan matang.
Apa Saja Mata Pelajaran TKA 2026?
Untuk jenjang SMA/MA/SMK/sederajat, TKA terdiri dari mata pelajaran wajib dan pilihan.
Pusat Asesmen Pendidikan mencantumkan tiga mata pelajaran wajib, yaitu:
Bahasa Indonesia
Matematika
Bahasa Inggris
Selain itu, peserta memilih 2 mata pelajaran pilihan.
Daftar Mata Pelajaran Pilihan TKA 2026
Daftar mata pelajaran pilihan yang tersedia mencakup berbagai bidang.
Untuk SMA/MA/sederajat, antara lain:
- Matematika Tingkat Lanjut
- Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut
- Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
- Fisika
- Kimia
- Biologi
- Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
- Ekonomi
- Geografi
- Sosiologi
- Sejarah
- Antropologi
- Bahasa Prancis
- Bahasa Jerman
- Bahasa Jepang
- Bahasa Mandarin
- Bahasa Korea
- Bahasa Arab
Untuk SMK/MAK, tersedia pula Produk atau Projek Kreatif dan Kewirausahaan sebagai salah satu mata pelajaran pilihan yang disediakan khusus sesuai karakteristik pendidikan kejuruan.
Berapa Mapel Pilihan yang Harus Dipilih?
Peserta memilih 2 mata pelajaran pilihan.
Jadi, siswa tidak perlu memilih sebanyak-banyaknya mata pelajaran.
Pemilihan dilakukan pada saat proses pendaftaran TKA dan sebaiknya dipertimbangkan berdasarkan tujuan pendidikan siswa.
Jangan Memilih Mapel TKA Secara Acak
Memilih mata pelajaran hanya karena dianggap mudah bukan strategi yang tepat.
Pilihan sebaiknya mempertimbangkan:
Minat siswa
Kemampuan akademik
Mata pelajaran yang pernah dipelajari
Nilai rapor
Rencana studi lanjut
Program studi yang ingin dituju
Pusat Asesmen Pendidikan secara khusus menyarankan agar satuan pendidikan memberikan arahan sehingga pilihan siswa sesuai dengan minat dan rencana studi lanjut.
Bagaimana Memilih Mapel TKA untuk Siswa SMA?
Siswa SMA yang sudah memiliki gambaran tentang program studi kuliah dapat mulai mencocokkan mata pelajaran pilihan dengan bidang yang ingin ditekuni.
Misalnya, siswa yang ingin mendalami bidang sains dapat mempertimbangkan mata pelajaran pilihan yang relevan dengan bidang tersebut.
Sementara siswa yang tertarik pada bidang sosial dapat mempertimbangkan mata pelajaran yang sesuai dengan minat dan rencana studinya.
Namun, jangan hanya melihat nama program studi.
Perhatikan juga mata pelajaran yang memang pernah dipelajari dan memiliki nilai di rapor, terutama bagi siswa yang mempertimbangkan jalur seleksi tertentu.
Bagaimana Siswa SMK Memilih Mapel TKA?
Siswa SMK juga mengikuti TKA dengan mekanisme pemilihan mata pelajaran.
Dalam dokumen resmi, untuk SMK/MAK tersedia Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan sebagai salah satu pilihan, sementara pilihan lainnya berasal dari daftar mata pelajaran yang tersedia.
Karena jurusan SMK sangat beragam, siswa sebaiknya berdiskusi dengan guru dan mempertimbangkan kompetensi yang telah dipelajari selama sekolah.
Jangan hanya memilih berdasarkan perkiraan tanpa melihat aturan dan pilihan yang tersedia pada saat pendaftaran.
Bagaimana Jika Ingin Mendaftar SNBP?
Hal ini perlu mendapat perhatian khusus.
Dalam materi tanya jawab resmi TKA, siswa yang akan mengikuti SNBP dianjurkan memilih mata pelajaran yang sesuai dengan mata pelajaran peminatan yang pernah dipelajari dan memiliki nilai di rapor serta selaras dengan program studi yang dituju.
Alasannya berkaitan dengan fungsi TKA sebagai salah satu informasi yang dapat digunakan dalam proses seleksi akademik.
Karena itu, siswa sebaiknya tidak memilih mata pelajaran yang sama sekali tidak pernah dipelajari hanya karena merasa soal tersebut lebih mudah.
Apakah Siswa Bebas Memilih 2 Mata Pelajaran?
Pada dasarnya siswa memilih dua mata pelajaran dari daftar yang tersedia.
Namun, bebas memilih bukan berarti asal memilih.
Pusat Asesmen Pendidikan menyarankan pilihan disesuaikan dengan minat dan rencana studi lanjut. Untuk siswa yang merencanakan SNBP, pilihan juga sebaiknya selaras dengan mata pelajaran yang pernah dipelajari dan tercermin pada rapor.
Apakah Pilihan Mapel Bisa Diubah?
Informasi tanya jawab resmi TKA menjelaskan bahwa pilihan dapat diubah selama masa pendaftaran masih dibuka dan Daftar Nominasi Tetap (DNT) belum diterbitkan oleh pemerintah daerah.
Karena itu, siswa yang masih ragu sebaiknya segera berdiskusi dengan guru, bukan menunggu sampai mendekati batas akhir pendaftaran.
Bagaimana Jika Siswa Belum Tahu Mau Kuliah di Mana?
Tidak semua siswa kelas akhir sudah memiliki pilihan perguruan tinggi atau program studi.
Dalam kondisi seperti itu, siswa dapat mulai dari tiga pertanyaan sederhana:
Pelajaran apa yang paling saya sukai?
Pelajaran apa yang paling saya kuasai?
Bidang apa yang ingin saya pelajari setelah lulus?
Setelah itu, diskusikan pilihan tersebut dengan guru atau orang tua.
Jangan memilih hanya karena teman memilih mata pelajaran yang sama.
Bagaimana Jika Sekolah Tidak Menggunakan Penjurusan IPA/IPS?
TKA tetap dapat diikuti.
Informasi resmi TKA menjelaskan bahwa siswa pada sekolah yang menggunakan Kurikulum Merdeka tanpa penjurusan tetap dapat memilih dua mata pelajaran pilihan. Bagi siswa yang akan mengikuti SNBP, pilihan tersebut disesuaikan dengan mata pelajaran peminatan yang diambil dan tercantum dalam rapor.
Dengan demikian, tidak adanya penjurusan tradisional bukan berarti siswa tidak dapat memilih mata pelajaran TKA.
Apakah TKA Mengikuti Kurikulum Merdeka Saja?
Tidak.
Pusat Asesmen Pendidikan menjelaskan bahwa soal TKA dikembangkan dengan mempertimbangkan kompetensi dan materi yang berlaku pada Kurikulum Merdeka maupun Kurikulum 2013.
Karena itu, siswa dari kedua kurikulum tersebut tetap mengikuti kerangka asesmen yang telah ditetapkan.
Apakah TKA Hanya Menghafal Materi?
Tidak.
TKA mengukur kompetensi mata pelajaran sesuai kurikulum dan tetap menekankan penalaran serta pemecahan masalah. Pusat Asesmen Pendidikan juga menjelaskan bahwa TKA berbeda dari Asesmen Nasional yang mengukur literasi dan numerasi umum.
Karena itu, persiapan sebaiknya tidak hanya dengan menghafalkan definisi.
Siswa perlu memahami konsep dan berlatih menerapkan pengetahuan untuk menyelesaikan persoalan.
Bagaimana Bentuk Soal TKA 2026?
TKA menggunakan soal objektif yang terdiri atas pilihan ganda biasa dan pilihan ganda kompleks. Pada pilihan ganda kompleks, jawaban benar dapat lebih dari satu.
Siswa sebaiknya memahami perbedaan kedua bentuk soal tersebut sebelum pelaksanaan.
Pusat Asesmen Pendidikan juga menyediakan kerangka asesmen serta contoh soal yang dapat digunakan sebagai bahan persiapan.
Jadwal TKA 2026 yang Perlu Dicatat
Untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK, jadwal pentingnya adalah:
Pendaftaran: 27 Juli–27 September 2026
Simulasi: 21–27 September 2026
Gladi bersih: 5–18 Oktober 2026
Pelaksanaan utama: 26 Oktober–8 November 2026
Pelaksanaan susulan: 16–29 November 2026.
Dengan jadwal tersebut, siswa masih memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri sebelum pelaksanaan utama.
7 Kesalahan Saat Memilih Mapel TKA
Memilih karena ikut teman
Pilihan teman belum tentu sesuai dengan kemampuan dan rencana studi kita.
Memilih karena dianggap paling mudah
Tingkat kemudahan suatu mata pelajaran dapat berbeda bagi setiap siswa.
Tidak melihat nilai rapor
Bagi siswa yang mempertimbangkan SNBP, kesesuaian dengan mata pelajaran yang pernah dipelajari dan tercatat pada rapor perlu diperhatikan.
Tidak mempertimbangkan rencana studi
Mata pelajaran pilihan sebaiknya tidak dipisahkan dari rencana pendidikan setelah SMA atau SMK.
Menunggu sampai batas akhir
Semakin dekat batas pendaftaran, semakin sedikit waktu untuk berdiskusi dan memperbaiki pilihan.
Tidak berkonsultasi dengan guru
Guru BK atau guru mata pelajaran dapat membantu memberikan pertimbangan berdasarkan kemampuan dan rencana siswa.
Tidak membaca informasi resmi
Aturan dan teknis TKA dapat diperbarui. Karena itu, selalu gunakan informasi dari kanal resmi pemerintah.
Tips Memilih 2 Mapel TKA yang Tepat
Gunakan langkah sederhana berikut:
Langkah 1: tuliskan tiga mata pelajaran yang paling diminati.
Langkah 2: lihat nilai dan pengalaman belajar pada mata pelajaran tersebut.
Langkah 3: cari tahu program studi atau bidang yang ingin dituju.
Langkah 4: cocokkan dengan mata pelajaran yang relevan.
Langkah 5: diskusikan dengan guru atau orang tua.
Langkah 6: pilih dua mata pelajaran yang paling sesuai.
Dengan cara tersebut, keputusan tidak hanya berdasarkan perasaan sesaat.
Checklist Siswa Sebelum Memilih Mapel TKA
☐ Sudah mengetahui daftar mata pelajaran pilihan.
☐ Sudah mengetahui minat dan kemampuan sendiri.
☐ Sudah melihat nilai rapor.
☐ Sudah mempertimbangkan rencana studi lanjut.
☐ Sudah berdiskusi dengan guru/orang tua.
☐ Sudah mengetahui aturan khusus jika mengikuti SNBP.
☐ Sudah yakin dengan dua pilihan.
☐ Tidak memilih hanya karena mengikuti teman.
FAQ TKA 2026
Berapa mata pelajaran pilihan yang harus diambil?
Siswa SMA/MA/SMK memilih 2 mata pelajaran pilihan dari daftar yang tersedia.
Apa saja mata pelajaran wajib TKA SMA/SMK?
Mata pelajaran wajib yang tercantum pada informasi resmi adalah Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris, ditambah dua mata pelajaran pilihan.
Apakah siswa boleh memilih mapel pilihan sendiri?
Siswa memilih dua mata pelajaran dari daftar yang tersedia. Namun, pilihan sebaiknya mempertimbangkan minat, kemampuan, dan rencana studi lanjut.
Apakah pilihan TKA bisa diubah?
Informasi resmi menjelaskan bahwa pilihan dapat diubah selama pendaftaran masih dibuka dan DNT belum diterbitkan oleh pemerintah daerah.
Bagaimana memilih mapel TKA jika ingin mengikuti SNBP?
Sebaiknya pilih mata pelajaran yang pernah dipelajari, memiliki nilai pada rapor, dan selaras dengan program studi yang dituju.
Apakah siswa SMK memiliki mata pelajaran pilihan khusus?
Ya. Untuk SMK/MAK, Produk atau Projek Kreatif dan Kewirausahaan tersedia sebagai salah satu pilihan yang disediakan sesuai karakteristik pendidikan kejuruan.
Kapan pendaftaran TKA 2026 berakhir?
Pendaftaran TKA SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK berlangsung sampai 27 September 2026.
Kapan TKA 2026 dilaksanakan?
Pelaksanaan utama TKA dijadwalkan 26 Oktober–8 November 2026, dengan pelaksanaan susulan pada 16–29 November 2026.
Memilih 2 mata pelajaran pilihan TKA 2026 sebaiknya tidak dilakukan secara asal.
Siswa perlu mempertimbangkan kemampuan, minat, mata pelajaran yang pernah dipelajari, nilai rapor, serta rencana pendidikan setelah lulus. Hal ini terutama penting bagi siswa yang mempertimbangkan SNBP, karena informasi resmi TKA menganjurkan agar pilihan mata pelajaran selaras dengan mata pelajaran peminatan yang pernah dipelajari dan tercantum pada rapor.
Pendaftaran TKA 2026 SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK masih berlangsung sampai 27 September 2026, sehingga siswa masih mempunyai waktu untuk mempertimbangkan pilihan dengan matang.
Jangan memilih hanya karena teman memilihnya atau karena dianggap mudah. Pilih berdasarkan minat, kemampuan, pengalaman belajar, dan tujuan pendidikan.
Dua mata pelajaran yang tepat bukan hanya membantu menghadapi TKA, tetapi juga sebaiknya mencerminkan arah belajar yang ingin ditempuh setelah lulus sekolah.
Sumber Resmi
Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen – Informasi TKA 2026 dan mata pelajaran yang diujikan.
Kemendikdasmen – Pendaftaran TKA 2026 jenjang SMA/SMK/MA/sederajat.
Kemendikdasmen – Penyesuaian jadwal TKA dan AN 2026.
Pusat Asesmen Pendidikan – Kerangka dan dokumen resmi TKA.
Post a Comment for "TKA 2026: Cara Memilih 2 Mata Pelajaran Pilihan SMA/SMK yang Tepat, Jangan Asal Pilih"