Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pendaftaran TKA 2026 Masih Rendah, Baru 1,1 Juta Siswa Daftar Lengkap: Ini yang Harus Dilakukan Sekolah

Pendaftaran TKA 2026 masih rendah, 1,1 juta siswa sudah daftar lengkap dan batas pendaftaran 27 September 2026

 

KIKEN.MY.ID – Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SMA, MA, SMK, dan sederajat masih berlangsung. Namun, sekolah diminta bergerak lebih cepat karena jumlah siswa yang sudah menyelesaikan proses pendaftaran masih jauh lebih sedikit dibandingkan jumlah calon peserta yang sudah masuk ke sistem.

Berdasarkan informasi terbaru dari BPMP Provinsi Kepulauan Riau yang diterbitkan 1 September 2026, sekitar 3,6 juta data calon peserta telah mengalir ke sistem TKA. Dari jumlah tersebut, baru sekitar 1,1 juta siswa atau kurang dari 30 persen yang dinyatakan menyelesaikan pendaftaran secara lengkap. Batas pendaftaran sendiri masih dibuka sampai 27 September 2026.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bagi sekolah agar tidak hanya memastikan data siswa sudah masuk ke sistem, tetapi juga memastikan seluruh tahapan pendaftaran benar-benar selesai.

Pendaftaran TKA 2026 Sampai Kapan?

Pendaftaran TKA 2026 untuk jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat dibuka sejak 27 Juli 2026 dan akan ditutup pada 27 September 2026. Setelah itu terdapat tahapan simulasi, gladi bersih, dan pelaksanaan utama.

Jadwal pentingnya adalah:

Pendaftaran: 27 Juli–27 September 2026

Simulasi: 21–27 September 2026

Gladi bersih: 5–18 Oktober 2026

Pelaksanaan utama: 26 Oktober–8 November 2026

Pelaksanaan susulan: 16–29 November 2026

Pengumuman hasil: 23 Desember 2026.

Dengan masih adanya waktu sampai akhir September, sekolah sebaiknya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyelesaikan data yang belum lengkap.

Mengapa Pendaftaran TKA 2026 Masih Rendah?

Salah satu persoalan yang terlihat saat ini adalah adanya perbedaan antara calon peserta yang sudah masuk ke sistem dengan peserta yang benar-benar sudah menyelesaikan pendaftaran.

Artinya, sebagian siswa sudah tercatat sebagai calon peserta, tetapi proses administrasinya belum selesai.

Situasi tersebut membuat sekolah perlu melakukan pemeriksaan satu per satu.

Jangan berasumsi:

“Sudah masuk sistem berarti sudah selesai mendaftar.”

Belum tentu.

Calon Peserta Berbeda dengan Pendaftar Lengkap

Ini bagian yang sering membingungkan.

Sekitar 3,6 juta calon peserta telah mengalir ke sistem, tetapi baru sekitar 1,1 juta yang menjadi pendaftar lengkap.

Jadi masih ada selisih yang cukup besar.

Karena itu, sekolah perlu melihat status masing-masing peserta dan memastikan tidak ada siswa yang berhenti di tengah proses.

Apa yang Harus Dilakukan Operator Sekolah?

Operator sekolah menjadi salah satu pihak penting dalam memastikan data peserta benar.

Langkah pertama adalah memeriksa daftar calon peserta.

Kemudian lihat apakah setiap siswa sudah menyelesaikan tahapan pendaftaran yang diperlukan.

Perhatikan terutama data yang berkaitan dengan:

  • Identitas siswa.
  • NISN.
  • Satuan pendidikan.
  • Pilihan mata pelajaran.
  • Status pendaftaran.
  • Data lain yang diminta dalam sistem.

Jika terdapat data yang belum sesuai, lakukan tindak lanjut sesuai mekanisme resmi.

1. Cek Data Siswa

Periksa nama dan identitas peserta didik dengan teliti.

Jangan sampai terdapat perbedaan antara data sekolah dengan data yang digunakan dalam sistem TKA.

Kesalahan kecil pada identitas dapat menyebabkan proses berikutnya menjadi lebih sulit.

2. Pastikan NISN Sesuai

NISN merupakan salah satu data penting dalam proses pendataan peserta.

Kemendikdasmen sebelumnya menjelaskan bahwa pemutakhiran data peserta dilakukan agar tidak ada siswa yang sebenarnya berhak tetapi tertinggal akibat data yang belum diperbarui.

Karena itu, operator sebaiknya memastikan data siswa sudah benar sebelum proses pendaftaran dilanjutkan.

3. Pastikan Siswa Sudah Memilih Mata Pelajaran

Untuk jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat, peserta mengikuti mata pelajaran wajib dan memilih dua mata pelajaran pilihan sesuai ketentuan. Informasi resmi TKA juga menganjurkan agar pilihan tersebut mempertimbangkan minat dan rencana studi lanjut.

Jangan sampai siswa tercatat sebagai calon peserta tetapi belum menyelesaikan bagian yang diperlukan.

4. Periksa Status Pendaftaran

Ini sangat penting.

Sekolah jangan hanya melihat daftar calon peserta.

Lihat juga apakah peserta:

Sudah lengkap

atau

Masih belum lengkap.

Informasi BPMP Kepulauan Riau menunjukkan bahwa jumlah pendaftar lengkap masih kurang dari 30 persen dari calon peserta yang sudah masuk ke sistem.

Angka tersebut menunjukkan bahwa masih banyak pekerjaan administrasi yang harus diselesaikan sekolah.

5. Koordinasikan dengan Siswa

Jangan hanya mengandalkan operator.

Siswa juga perlu mengetahui bahwa proses pendaftaran belum selesai jika statusnya belum lengkap.

Sekolah dapat membuat daftar siswa yang statusnya belum lengkap, kemudian melakukan pengingat secara berkala.

6. Libatkan Guru BK dan Wali Kelas

Guru BK dan wali kelas dapat membantu mempercepat komunikasi kepada siswa.

Misalnya, operator memberikan daftar siswa yang belum menyelesaikan proses.

Wali kelas kemudian mengingatkan siswa dan orang tua.

Cara seperti ini jauh lebih efektif daripada operator harus menghubungi semua siswa sendirian.

Mengapa TKA 2026 Perlu Dipersiapkan dengan Serius?

TKA dirancang untuk memberikan informasi capaian akademik murid yang terstandar. Hasilnya dapat digunakan sebagai salah satu informasi dalam seleksi pendidikan lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada 2026, pemerintah juga menegaskan bahwa hasil TKA dapat digunakan sebagai validator nilai rapor dalam proses SNBP. TKA bersifat tidak wajib, gratis, dan bukan penentu kelulusan.

Karena itu, siswa dan sekolah sebaiknya memahami fungsi TKA dengan benar.

TKA Bukan Penentu Kelulusan

Hal ini penting disampaikan kepada orang tua.

Kemendikdasmen menegaskan bahwa TKA bukan penentu kelulusan siswa.

Jadi, siswa tidak perlu menganggap TKA sebagai ujian yang menentukan apakah mereka lulus dari sekolah.

Namun, hasil TKA tetap memiliki fungsi sebagai informasi capaian akademik dan dapat digunakan dalam konteks seleksi tertentu sesuai ketentuan yang berlaku.

Apakah TKA 2026 Wajib?

Untuk TKA jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat tahun 2026, pemerintah menyatakan TKA tidak wajib dan tidak dikenakan biaya.

Meski demikian, siswa yang mengikuti TKA perlu menyelesaikan proses pendaftaran sesuai tahapan yang telah ditentukan.

Mengapa Data Dapodik Penting?

Salah satu alasan pemerintah mempercepat pembukaan pendaftaran adalah agar sekolah memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan pemutakhiran data peserta setelah Dapodik dibuka kembali.

Kemendikdasmen menjelaskan bahwa data terbaru diperlukan agar tidak ada murid yang seharusnya mengikuti TKA tetapi tertinggal karena masalah data.

Karena itu, masalah pendaftaran TKA tidak dapat dipisahkan dari kualitas data sekolah.

Jangan Menunggu 27 September

Meskipun batas pendaftaran masih sampai 27 September, sekolah sebaiknya tidak menunggu minggu terakhir.

Masih terdapat tahapan lain setelah pendaftaran, termasuk simulasi dan gladi bersih.

Semakin cepat sekolah menyelesaikan pendaftaran, semakin banyak waktu yang tersedia untuk memperbaiki masalah.

Apa yang Harus Dilakukan Orang Tua?

Orang tua dapat membantu dengan cara sederhana.

Tanyakan kepada anak:

“Kamu sudah didaftarkan TKA?”

“Pilih mata pelajaran apa?”

“Status pendaftarannya sudah lengkap?”

“Ada data yang masih perlu diperbaiki?”

Jika anak belum mengetahui jawabannya, mintalah informasi kepada wali kelas atau sekolah.

Jangan Hanya Fokus pada Belajar Soal

Persiapan TKA bukan hanya latihan mengerjakan soal.

Administrasi juga harus diselesaikan.

Jangan sampai siswa rajin belajar tetapi proses pendaftarannya justru belum lengkap.

Urutannya harus berjalan bersama:

Data benar → pendaftaran lengkap → persiapan belajar → simulasi → pelaksanaan.

Bagaimana Menyiapkan Siswa Menghadapi TKA?

Setelah administrasi selesai, siswa dapat mulai mempersiapkan diri secara bertahap.

Fokus pada pemahaman materi.

Biasakan membaca soal dengan teliti.

Latih kemampuan penalaran.

Latih literasi.

Perkuat numerasi.

Dan yang tidak kalah penting, belajar mengatur waktu.

TKA tidak sebaiknya dipersiapkan dengan sistem kebut semalam.

Checklist Sekolah untuk TKA 2026

Sekolah dapat menggunakan checklist berikut:

☐ Daftar calon peserta sudah diperiksa.

☐ Data identitas siswa sudah benar.

☐ NISN sudah diperiksa.

☐ Peserta yang mengikuti TKA sudah teridentifikasi.

☐ Mata pelajaran pilihan sudah diperiksa.

☐ Status pendaftaran sudah lengkap.

☐ Siswa yang belum lengkap sudah dihubungi.

☐ Wali kelas/guru BK sudah dilibatkan.

☐ Orang tua sudah memperoleh informasi.

☐ Jadwal simulasi sudah diketahui.

☐ Jadwal gladi bersih sudah dicatat.

☐ Jadwal pelaksanaan sudah diketahui.

TKA 2026 untuk SMA dan SMK

Sekolah perlu memperhatikan karakteristik masing-masing jenjang.

Untuk siswa SMA/MA, pilihan mata pelajaran dapat disesuaikan dengan minat dan rencana studi lanjut.

Untuk siswa SMK, pilihan juga perlu mempertimbangkan bidang keahlian yang dipelajari.

Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi menekankan bahwa ketepatan data Dapodik penting agar paket soal TKA sesuai dengan rumpun dan program keahlian peserta didik SMK.

Karena itu, data siswa SMK perlu diperiksa dengan lebih teliti.

Apa yang Bisa Dilakukan Sekolah Minggu Ini?

Sekolah dapat membuat pemeriksaan internal sederhana.

Hari pertama: tarik atau lihat daftar calon peserta.

Hari kedua: periksa identitas dan NISN.

Hari ketiga: periksa mata pelajaran pilihan.

Hari keempat: hubungi siswa yang belum lengkap.

Hari kelima: lakukan pemeriksaan ulang.

Jadwal tersebut bukan jadwal resmi pemerintah, tetapi dapat membantu sekolah mengatur pekerjaan agar tidak menumpuk.

FAQ Pendaftaran TKA 2026

Kapan pendaftaran TKA 2026 ditutup?

Pendaftaran TKA untuk SMA/MA/SMK dan sederajat ditutup pada 27 September 2026.

Berapa siswa yang sudah mendaftar?

Hingga 31 Agustus 2026, sekitar 3,6 juta calon peserta telah masuk ke sistem, tetapi baru sekitar 1,1 juta yang menyelesaikan pendaftaran secara lengkap.

Apakah TKA 2026 wajib?

Untuk jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat, TKA 2026 dinyatakan tidak wajib dan gratis.

Apakah TKA menentukan kelulusan?

Tidak. Kemendikdasmen menegaskan bahwa TKA bukan penentu kelulusan.

Untuk apa hasil TKA?

Hasil TKA memberikan informasi capaian akademik yang terstandar dan dapat digunakan sebagai salah satu informasi dalam seleksi pendidikan lanjutan sesuai ketentuan. Pada 2026, hasilnya juga disebut dapat menjadi validator nilai rapor dalam proses SNBP.

Berapa mata pelajaran pilihan yang dipilih siswa?

Peserta memilih dua mata pelajaran pilihan dari daftar yang tersedia, di samping mata pelajaran wajib sesuai jenjang.

Kapan TKA utama dilaksanakan?

TKA utama jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat dijadwalkan pada 26 Oktober–8 November 2026.

Kapan simulasi TKA?

Simulasi dijadwalkan pada 21–27 September 2026.

Pendaftaran TKA 2026 masih berlangsung, tetapi sekolah perlu bergerak lebih cepat.

Data terbaru menunjukkan bahwa sekitar 3,6 juta calon peserta sudah masuk ke sistem, sementara baru sekitar 1,1 juta yang menyelesaikan pendaftaran secara lengkap.

Padahal, batas pendaftaran masih sampai 27 September 2026 dan setelah itu masih ada simulasi, gladi bersih, serta pelaksanaan utama.

Karena itu, sekolah jangan hanya bertanya:

“Berapa siswa yang sudah masuk?”

Tetapi tanyakan juga:

“Berapa siswa yang sudah benar-benar menyelesaikan pendaftaran?”

Periksa data peserta didik, NISN, pilihan mata pelajaran, dan status pendaftaran. Libatkan operator, wali kelas, guru BK, siswa, dan orang tua agar tidak ada peserta yang tertinggal karena masalah administrasi.

TKA memang bukan penentu kelulusan dan tidak wajib, tetapi hasilnya dapat menjadi informasi penting mengenai capaian akademik siswa dan dalam ketentuan tertentu dapat digunakan dalam proses seleksi pendidikan lanjutan.

Jangan menunggu 27 September. Semakin cepat pendaftaran diselesaikan, semakin banyak waktu yang tersedia untuk memperbaiki data dan mempersiapkan siswa.

Sumber Resmi

Kemendikdasmen: Kemendikdasmen Imbau Satuan Pendidikan Validasi Data dan Optimalkan BOS untuk TKA 2026, 31 Agustus 2026.

BPMP Provinsi Kepulauan Riau – Kemendikdasmen: Pendaftaran TKA 2026 Masih Rendah, Sekolah Diminta Bergerak Cepat, 1 September 2026.

Pusat Asesmen Pendidikan: Informasi resmi Tes Kemampuan Akademik 2026.

Pusat Informasi ULT Kemendikdasmen: Jadwal pelaksanaan TKA 2026.


Post a Comment for "Pendaftaran TKA 2026 Masih Rendah, Baru 1,1 Juta Siswa Daftar Lengkap: Ini yang Harus Dilakukan Sekolah"