Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Panduan Resmi OSN SD 2026: Mencetak Generasi Unggul di Bidang Sains


 

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) telah merilis Panduan Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang SD/MI/Sederajat untuk tahun 2026. Panduan ini disusun sebagai acuan strategis dalam pelaksanaan ajang talenta nasional yang bertujuan menumbuhkan kecintaan terhadap sains serta melatih berpikir kritis sejak dini.

Bidang Lomba dan Tujuan

OSN SD 2026 berfokus pada tiga cabang ajang utama dalam kelompok Riset dan Inovasi:

  1. Matematika

  2. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)

  3. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)

Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan talenta, menghasilkan bibit unggul di bidang riset, serta memotivasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis karakter seperti integritas dan sportivitas.

Tahapan Seleksi dan Jadwal Penting

Pelaksanaan OSN dilakukan secara bertingkat, mulai dari tingkat sekolah hingga nasional:

  • Seleksi Tingkat Sekolah (OSN-S): 2 Januari – 28 Februari 2026.

  • Seleksi Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K): Dilaksanakan menggunakan sistem ANBK (daring/semi daring) pada 30 Juni – 1 Juli 2026.

  • Seleksi Tingkat Provinsi (OSN-P): Dilaksanakan secara daring serentak pada 6 Juli 2026.

  • Seleksi Tingkat Nasional: Terdiri dari tahap Semifinal (6–7 Agustus 2026 secara daring) dan Final (25–31 Agustus 2026 secara luring).

Persyaratan Peserta

Beberapa ketentuan utama bagi calon peserta antara lain:

  • Warga Negara Indonesia (WNI).

  • Peserta didik kelas IV dan V SD/MI atau sederajat.

  • Memiliki kompetensi pada bidang yang dilombakan dan belum pernah memenangkan medali emas di cabang yang sama pada tahun sebelumnya.

  • Terdaftar melalui Portal Registrasi Puspresnas oleh operator sekolah

Tata Tertib dan Sanksi

Penyelenggaraan OSN 2026 menjunjung tinggi nilai sportivitas. Terdapat sanksi tegas bagi pelanggaran yang dibagi menjadi kategori ringan, sedang, dan berat. Pelanggaran berat seperti melakukan plagiasi, menggunakan joki, atau menyebarluaskan soal dapat berakibat pada diskualifikasi peserta hingga larangan berpartisipasi bagi satuan pendidikan di tahun berikutnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai teknis pelaksanaan, sarana prasarana, dan rincian durasi pengerjaan soal, pemangku kepentingan dapat mengakses panduan lengkap melalui laman resmi Puspresnas atau kanal komunikasi yang tersedia.

Link download Juknis Panduan OSN SD 2026

Post a Comment for "Panduan Resmi OSN SD 2026: Mencetak Generasi Unggul di Bidang Sains"