DI BAWAH LANGIT TUJUH PETALA "KETIKA DOA MENAKLUKKAN DINAR"
SINOPSIS
Fawwaz hanyalah seorang penuntut ilmu di Al-Azhar yang tak memiliki apa-apa selain kecerdasan dan ketaatan. Baginya, mencintai Shafira, putri seorang saudagar marmer terkaya di Kairo, adalah sebuah bentuk "jihad" batin yang mustahil. Namun, saat takdir mempertemukan mereka dalam proyek restorasi masjid, Fawwaz menyadari bahwa cinta bukan sekadar rasa, melainkan tanggung jawab iman.
Tantangan besar datang dari Haji Sulaiman, ayah Shafira, yang memandang kemuliaan hanya dari angka-angka di rekening bank. Ia memberi Fawwaz syarat mustahil: membawa mahar seratus ribu dinar dalam waktu enam bulan, atau merelakan Shafira dipersunting oleh Tuan Kamil, pengusaha licik yang menawarkan mahkota emas namun miskin akhlak.
Di bawah langit Kairo yang menjadi saksi, Fawwaz memilih jalan yang tak lazim. Alih-alih mengejar materi, ia berkelana ke tanah gersang Sinai untuk mewujudkan riset kemanusiaannya—membangun mata air bagi kaum yang terpinggirkan. Di sana, ia mengukir maharnya bukan dengan emas, melainkan dengan keringat, ilmu, dan air mata sujud.
Akankah pintu-pintu di Langit Tujuh Petala terbuka bagi doa seorang pemuda yang tak punya apa-apa? Dan mampukah Shafira bertahan di balik tembok marmer rumahnya, menanti imam yang ia pilih di atas sajadah?
Sebuah kisah tentang benturan antara kapitalisme dan spiritualitas, membuktikan bahwa ilmu yang bermanfaat adalah harta yang takkan pernah bangkrut, dan cinta yang tulus akan selalu menemukan jalan pulang ke pemiliknya.
.png)
Post a Comment for "DI BAWAH LANGIT TUJUH PETALA "KETIKA DOA MENAKLUKKAN DINAR""