Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

RPM PAI Kelas 1 Bab 1: Membaca dan Menghafal Huruf Hijaiyah Tahun Pelajaran 2026/2027

RPM PABI

 

Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI dan BP) kelas 1 SD membutuhkan perencanaan pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Salah satu materi dasar yang penting diberikan pada awal pembelajaran adalah membaca dan menghafal huruf hijaiyah sebagai bekal untuk mempelajari Al-Qur'an.

Pada artikel ini tersedia pembahasan mengenai Perencanaan Pembelajaran Mendalam (RPM) PAI dan Budi Pekerti Kelas 1 Bab 1: Membaca dan Menghafal Huruf Hijaiyah untuk tahun pelajaran 2026/2027. Dokumen yang menjadi dasar artikel ini memuat materi membaca huruf hijaiyah sesuai makharijul huruf, pengenalan harakat, kegiatan pembelajaran selama tiga pertemuan, serta asesmen pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

Identitas RPM PAI Kelas 1 Bab 1

RPM ini dirancang untuk:

Satuan Pendidikan: SD
Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Fase/Kelas: A / Kelas I
Materi Pokok: Membaca dan Menghafal Huruf Hijaiyah
Topik: Membaca Huruf Hijaiyah sesuai Makharijul Huruf
Topik Panca Cinta: Cinta Al-Qur'an
Alokasi Waktu: 9 × 35 menit atau 3 pertemuan
Model Pembelajaran: Deep Learning
Pendekatan: Student Centered Learning
Tahun Pelajaran: 2026/2027

Tujuan Pembelajaran Huruf Hijaiyah Kelas 1

Materi ini dirancang agar peserta didik tidak hanya mengenal nama huruf, tetapi juga mampu melafalkan huruf dengan benar. Pada pembelajaran awal, peserta didik diarahkan untuk membaca huruf hijaiyah sesuai makharijul huruf dan membedakan beberapa huruf yang memiliki bunyi hampir sama.

Pada tahap berikutnya, peserta didik juga belajar menghafalkan huruf hijaiyah serta mengenal huruf yang sudah diberi harakat. Tujuan pembelajaran pada pertemuan ketiga mencakup kemampuan mengidentifikasi macam-macam harakat, membaca huruf sesuai harakat, membedakan bunyinya, dan menghafalkan bacaan huruf hijaiyah berharakat.

Karakteristik Peserta Didik Kelas 1

Peserta didik kelas I berada pada tahap perkembangan yang membuat mereka lebih mudah memahami materi melalui kegiatan konkret. Karena itu, pembelajaran huruf hijaiyah dalam RPM ini menggunakan aktivitas melihat, mendengar, menirukan, bermain, bernyanyi, bergerak, dan praktik langsung.

Kemampuan membaca huruf hijaiyah setiap anak juga tidak selalu sama. Oleh sebab itu, kegiatan pembelajaran dirancang secara bertahap, menyenangkan, memberikan banyak latihan, serta menyediakan kesempatan belajar secara individual maupun kelompok.

Strategi dan Metode Pembelajaran

RPM ini menggunakan beberapa strategi dan metode yang disesuaikan dengan karakteristik anak kelas 1.

Strategi pembelajaran meliputi Deep Learning, Student Centered Learning, dan Active Learning. Sementara itu, metode yang digunakan antara lain demonstrasi, drill atau latihan, bernyanyi, tanya jawab, bermain kartu huruf, tutor sebaya, dan presentasi sederhana.

Penggunaan metode yang bervariasi membuat siswa tidak hanya duduk mendengarkan penjelasan guru, tetapi juga aktif menyebutkan, menyusun, menghafalkan, dan mempraktikkan huruf hijaiyah.

Pertemuan 1: Membaca Huruf Hijaiyah

Pada pertemuan pertama, fokus pembelajaran adalah membaca huruf hijaiyah sesuai makharijul huruf.

Peserta didik diarahkan untuk:

  1. Membaca huruf hijaiyah dengan pelafalan yang benar.
  2. Membedakan pelafalan beberapa huruf berdasarkan makharijul huruf.

Kegiatan Pembelajaran

Pembelajaran diawali dengan salam, doa, pengecekan kehadiran, apersepsi menggunakan mushaf Al-Qur'an, dan motivasi tentang pentingnya belajar membaca Al-Qur'an.

Agar suasana kelas lebih menyenangkan, guru dapat menggunakan kegiatan “Tepuk Hijaiyah” sebagai ice breaking.

Pada kegiatan inti, siswa diajak bernyanyi huruf hijaiyah, menebak huruf melalui flashcard, kemudian bermain kelompok untuk menyusun kartu huruf sesuai urutan.

Pada tahap pembelajaran berkesadaran, guru memperagakan pelafalan beberapa huruf dan siswa mengamati gerakan mulut guru sebelum menirukannya. Siswa juga berlatih membedakan beberapa huruf yang bunyinya hampir sama, seperti ت dengan ط, س dengan ص, ذ dengan ز, serta ح dengan هـ.

Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan latihan membaca secara bergiliran. Setiap peserta didik mendapatkan kesempatan membaca sedikitnya lima huruf di depan guru.

Pertemuan 2: Menghafal Huruf Hijaiyah

Pertemuan kedua menekankan kemampuan menghafal huruf hijaiyah dengan lafal yang benar sebagai dasar untuk membaca Al-Qur'an.

Kegiatan dapat dilakukan melalui:

  • Bernyanyi huruf hijaiyah.
  • Permainan mencari pasangan huruf.
  • Menghafal huruf secara berantai.
  • Menghafal bertahap dari beberapa huruf kemudian ditambah.
  • Tutor sebaya.
  • Praktik menghafalkan huruf di depan kelas.

Pada kegiatan tutor sebaya, siswa saling menyimak dan membantu memperbaiki pelafalan. Guru juga memberikan bimbingan khusus kepada peserta didik yang masih mengalami kesulitan.

Di akhir pertemuan, siswa mendapatkan tugas rumah untuk menghafalkan huruf hijaiyah dan membacakannya kepada orang tua.

Pertemuan 3: Membaca Huruf Hijaiyah Berharakat

Pertemuan ketiga mengembangkan kemampuan peserta didik dalam membaca huruf hijaiyah yang telah diberi harakat.

Tujuan pembelajaran pada tahap ini adalah agar siswa mampu mengenali macam-macam harakat, membaca huruf sesuai harakat, membedakan bunyi, dan menghafalkan bacaan huruf hijaiyah berharakat dengan benar dan lancar.

Pembelajaran diawali dengan mengulang hafalan huruf hijaiyah. Selanjutnya guru menghubungkan materi tersebut dengan fungsi harakat dalam membantu membaca Al-Qur'an.

Kegiatan yang digunakan antara lain mengenal harakat, permainan “Angkat Kartu Harakat”, dan bernyanyi harakat. Peserta didik kemudian berlatih membaca huruf berharakat secara bergantian bersama teman maupun secara individu.

Materi juga mengenalkan harakat yang tercantum dalam rangkuman pembelajaran, termasuk fatah, kasrah, dammah, fathatain, kasratain, dammatain, sukun, dan tasydid beserta bunyinya.

Media dan Pemanfaatan Teknologi

Pembelajaran dapat didukung dengan media yang menarik dan sesuai usia peserta didik. RPM ini mencantumkan beberapa bentuk pemanfaatan digital, seperti:

  • Video animasi huruf hijaiyah
  • Audio pelafalan makharijul huruf
  • LCD atau Smart TV apabila tersedia
  • Flashcard digital

Media tersebut dapat membantu siswa melihat dan mendengar contoh pelafalan dengan lebih jelas.

Peran Orang Tua dalam Pembelajaran

Pembelajaran tidak hanya berlangsung di sekolah. RPM ini juga menekankan kemitraan dengan orang tua melalui kegiatan pendampingan latihan membaca huruf hijaiyah di rumah.

Guru juga dapat memanfaatkan tutor sebaya agar siswa saling membantu selama proses belajar.

Dengan demikian, latihan sederhana di rumah dapat membantu memperkuat hafalan dan kemampuan membaca siswa.

Asesmen Pembelajaran

RPM ini memuat asesmen awal, asesmen proses, dan asesmen akhir.

Asesmen Awal

Asesmen diagnostik digunakan untuk mengetahui pengetahuan awal peserta didik, seperti apakah siswa masih mengingat huruf hijaiyah, mengenal tanda baca, mengetahui bunyi fatah, membedakan bunyi a, i, dan u, serta pernah atau belum membaca Al-Qur'an dengan harakat.

Selain kemampuan kognitif, guru juga mengamati kesiapan belajar, kepercayaan diri, antusiasme, kerja sama, dan kedisiplinan siswa.

Asesmen Proses

Selama pembelajaran, guru melakukan observasi terhadap:

  • Keaktifan mengikuti kegiatan
  • Ketepatan membedakan harakat
  • Ketepatan membaca huruf berharakat
  • Kerja sama dalam kelompok
  • Kepercayaan diri saat praktik

Asesmen Akhir

Penilaian akhir mencakup tiga aspek.

Pengetahuan, seperti menyebutkan macam-macam harakat dan menjelaskan bunyinya.

Keterampilan, seperti membaca huruf hijaiyah berharakat dengan lafal yang benar dan menghafalkan bacaannya.

Sikap, seperti disiplin, percaya diri, menghargai teman, dan bersungguh-sungguh dalam belajar Al-Qur'an.

Rubrik Penilaian

Dokumen juga menyediakan rubrik untuk penilaian sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

Pada penilaian pengetahuan, skor maksimal adalah 100, yang terdiri atas kemampuan menyebutkan macam-macam harakat, menjelaskan bunyi harakat, membedakan bunyi harakat, dan menjawab pertanyaan guru.

Untuk keterampilan membaca, penilaian mencakup ketepatan membaca huruf berharakat, ketepatan pelafalan sesuai harakat, kelancaran membaca, dan kepercayaan diri dengan skor maksimal 100.

Kriteria nilai yang digunakan adalah:

90–100: Sangat Baik
80–89: Baik
70–79: Cukup
Di bawah 70: Perlu Bimbingan

Download RPM PAI Kelas 1 Bab 1

Bagi guru yang sedang mencari RPM PAI Kelas 1 Bab 1 Membaca dan Menghafal Huruf Hijaiyah, dokumen ini dapat dijadikan referensi dalam menyiapkan pembelajaran tahun pelajaran 2026/2027.

Materinya mencakup perencanaan pembelajaran untuk 3 pertemuan, kegiatan joyful learning, mindful learning, meaningful learning, media pembelajaran, pemanfaatan digital, asesmen, serta rubrik penilaian.

Link download RPM PAI Kelas I Bab I klik di sini

Catatan: Dokumen sebaiknya disesuaikan kembali dengan kondisi satuan pendidikan, karakteristik peserta didik, serta kebutuhan pembelajaran masing-masing guru sebelum digunakan.

RPM PAI Kelas 1 Bab 1 Membaca dan Menghafal Huruf Hijaiyah dapat membantu guru menyusun pembelajaran yang bertahap, aktif, menyenangkan, dan sesuai dengan kemampuan peserta didik kelas I.

Melalui kegiatan membaca, bernyanyi, bermain kartu huruf, menghafal, tutor sebaya, dan praktik membaca, siswa diharapkan memiliki dasar yang baik untuk melanjutkan pembelajaran Al-Qur'an.

Selain pembelajaran di sekolah, dukungan orang tua melalui latihan di rumah juga menjadi bagian penting dalam membantu siswa menguatkan kemampuan membaca dan menghafal huruf hijaiyah.

Semoga artikel dan dokumen RPM ini bermanfaat bagi guru PAI dan Budi Pekerti, khususnya untuk pembelajaran kelas 1 tahun pelajaran 2026/2027.

Post a Comment for "RPM PAI Kelas 1 Bab 1: Membaca dan Menghafal Huruf Hijaiyah Tahun Pelajaran 2026/2027"